Posts

Membaca Al-Qur'an di Kubur Saat Pemakaman dan Sesudahnya, Sesungguhnya Pahala Bacaannya, Doanya dan Sedekahnya Itu Sampai Kepada Si Mayat

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Sebagian ulama yang memperbolehkan membaca Al-Qur'an di kubur berpedoman pada sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim yang menerangkan bahwa Nabi saw. pernah membelah sebuah pelepah kurma menjadi dua. Kemudian yang satu beliau tanamkan di salah satu kuburan dan satunya lagi ditanamkan di kuburan lain seraya bersabda, '' Semoga ini bisa meringankan siksaan keduanya selama belum kering.''  Disebutkan dalam Musnad Abi Daud ath Thayalisi, ''Rasulullah meletakan dua belah pelepah kurma itu seraya bersabda,'Sebelum kedua benda ini kering, ia bisa meringankan siksanya.'''Berdasarkan hal itu, mereka berpendapat boleh hukumnya menanam pohon dan membaca Al-Qur'an di kuburan. Kalau batang pohon saja bisa meringankan siksa si mayit yang menghuni kubur, apalagi dengan bacaan Al-Qur'an seorang mukmin! Diriwayatkan oleh Abu Hamid al-Ghazali dalam kidabnya Al-Ihya', dan juga oleh Abu Muhammad alias Abdu...

Kisah Orang Terdahulu Pada Saat Menjelang Ajal Yang Sangat Bermanfaat Untuk Diambil Hikmah dan Pelajarannya

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Kisah ini dikutip dalam buku berjudul At-Tadzkirat Bi Ahwali al-Mauta wa Umur al-Akhirat Karya Imam Al-Qurthubi berikut beberapa kisah yang sangat bermanfaat  1. Dalam Manaqib al-Imam Ibnu Hanbal hal.407 karya Ibnul Jauzi, Abdullah bin Hanbal mengatakan,''Ketika ayahku menjelang wafat, aku menyeka keringat yang membasahi jenggotnya dengan menggunakan kain lap. Tiba-tiba ia siuman dari pingsanya, dan sambil menggerakkan tangan berkali-kali ia mengatakan,'Jangan aku tidak mau. Jangan, aku tidak mau.'Setelah tenang aku bertanya,'Ayah,ada apa? Apa yang anda lihat? Ia menjawab,'Aku tadi melihat setan berdiri tepat didepanku. Sambil menggigit jari ia berkata,'Hai Ahmad, ayo ikut aku.' Lalu aku jawab,'Jangan, Aku tidak Mau. Jangan, aku tidak mau. Sampai aku hampir Mati.''  2. Imam Abul Abbas alias Ahmad bin Umar al-Qurthubi menceritakan pengalamanya sewaktu ia berada di perbatasan kota Iskandaria,'...

Tentang Setan itu Hadir pada Saat Orang Menjelang Ajal, Teman-teman Duduknya di Dunia, dan Su'ul Khatimah yang Dikhawatirkan

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Ketika nyawa seseorang akan dicabut, datang berbagai fitnah kepadanya. Iblis memerintahkan kepada anak buahnya untuk menggodanya. Mereka mendatanginya dengan menjelma sebagai sosok orang-orang tercinta yang sangat ia dihormati, seperti ayah, ibu, kakak, adik, teman karib, dan lain sebagainya. Mereka mengatakan,' sebentar lagi kamu akan mati, hai fulan, Dan, kami telah mendahuluimu. Matilah kamu sebagai orang yang beragama yahudi, karena ia adalah satu-satunya agama yang diterima di sisi Allah.' Jika ia berpaling dan menolak ajakan itu, datang lagi anak buah iblis yang lain dan berkata,'Matilah kamu sebagai orang yang memeluk Agama Nasrani, karena ia adalah agama Isa Al masih yang menghapus agama Musa.' Mereka kemudian menceritakan kepadanya akidah setiap agama. Nabi saw. bersabda,'' Seseungguhnya ketika seorang hamba akan meninggal dunia, ada dua setan yang duduk di dekatnya; yang satu di samping kanan dan yang satunya lag...

Yang Dibaca Saat Memejamkan Mata Jenazah

Image
KHASANAAKHIRZAMAN. COM - Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Syaddad bin Aus Bahwa Rasulullah bersabda,'' Apabila kalian menyaksikan orang yang telah meninggal dunia di antara kalian, maka pejamkanlah matanya karena matanya baru saja mengiringkan nyawa yang melayang, Berkatalah yang baik-baik, karena para malaikat akan mengamini apa yang dikatakan oleh keluarganya.'' Diriwayatkan oleh Kharaithi alias Abu Bakar bin Muhammad bin Ja'far, dari Abu Musa Imran bin Musa, dari Abu Bakar bin Abu Syaibah, dari Ismail bin Ulyat, dari Hisyam bin Hassan, dari Hafshah binti Sirin, dari Ummul Hasan bahwa ia berkata,''Ketika aku sedang bersama Ummu Salamah, tiba-tiba muncul seseorang dan berkata,''Si fulan akan meninggal.' Ummu Salamah berkata kepadaku,'Pergilah ke sana. Jika ia sudah benar-benar dalam keadaan kritis, ucapkanlah, ' Semoga salam sejahtera dilimpahkan kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan seru semesta alam.'...

Adab Menunggui Orang Yang Akan Meninggal Dunia, Bagaimana Mendoakan dan Menutupkan Matanya Jika Ia Meninggal Dunia

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Diriwayatkan oleh Muslim dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah saw. bersabda,'' Apabila kalian menjenguk orang sakit atau melayat mayat, maka katakanlah yang baik-baik, karena sesungguhnya malaikat mengamini apa yang kalian katakan.'' kata Ummu Salamah, ''Sewaktu Abu Salamah meninggal dunia, aku langsung menemui Nabi. Aku katakan,'Ya Rasulullah, sesungguhnya Abu Salamah telah meninggal dunia.' Beliau Bersabda,' Bacalah doa,' Ya Allah, ampunilah aku dan dia serta berikanlah ganti padaku yang lebih baik darinya.'' Dan, Allah berkenan memberikan padaku ganti yang lebih baik darinya, yakni Rasulullah sendiri.'' Diceritakan oleh Ummu Salamah,''Rasulullah segera mendatangi Abu Salamah yang sudah menjadi mayat. Melihat matanya yang masih terbuka, beliau lalu menutupkannya dan bersabda, ' Sesungguhnya ketika nyawa dicabut, ia diikuti oleh pandangan mata.' Mendengar beberapa keluarga Abu ...

Menalkin Mayit dengan Kalimat 'La Ilaha Illallah.'

Image
KHASANAAKHIRZAMAN. COM - Menalkin orang yang hendak meninggal dunia dengan kalimat tersebut hukumnya sunnah ma'tsur yang telah diamalkan oleh kaum muslimin. Hal itu dimaksudkan supaya kalimat terakhir yang diucapkannya ialah La Ilaha Illallah (Tidak ada tuhan selain Allah) sehingga ia mendapatkan kebahagiaan di akhirat, dan supaya ia termasuk orang yang di singgung dalam sabda Nabi saw.,''Barangsiapa yang ucapan terakhirnya kalimat La Illaha Illallah, maka ia masuk surga.'' (Hadist ini diriwayatkan oleh Abu Daud dari Mu'adz bin Jabal, dan dinilai sahih oleh Abu Muhammad alias Abdul Haq. Hendaklah orang yang sedang menghadapi ajal itu diingatkan pada sesuatu yang dapat mengusir setan yang ingin membatalkan akidahnya. Apabila orang yang tengah menghadapi ajal tersebut sudah membaca kalimat syahadat yang diajarkan satu kali saja, jangan disuruh mengulangi supaya ia tidak merasa gelisah. Para ulama justru tidak suka memperbanyak talkin dengan cara teru...

Seseorang Meninggal Dunia Seharusnya dalam Keadaan Berbaik Sangka kepada Allah

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Berbaik sangka kepada Allah seharusnya lebih kental mendominasi seorang hamba saat hendak meninggal dunia dari pada saat ia masih dalam keadaan sehat walafiat. Sebagai imbalannya, Allah berjanji akan mengasihinnya dan mengampuni dosa-dosanya. Dan bagi orang-orang yang berada dekatnya harus mau mengingatkannya, supaya ia masuk dalam firman Allah,'' Aku tergantung bagaimana sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Silakan ia menyangka Aku sekehendaknya (Demikian yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Hakim) Diriwayatkan oleh muslim dari Jabir bahwa tiga hari sebelum wafat Rasulullah bersabda,'' Janganlah salah seorang kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan sedang berbaik sangka kepada Allah.'' (Hadist ini juga diriwayatkan oleh Bukhari) Hadist tersebut juga disebutkan oleh Ibnu Abud Dun-ya dalam kitab Husnu azh-Zhan Billah. ia menambahkan,''Sesungguhnya ada suatu kaum yang dibinasakan oleh Allah karena mereka berburuk sangka...

Kematian Adalah Kafarat Bagi Setiap Muslim

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Sesungguhnya kematian adalah kafarat bagi segala penderitaan dan rasa sakit yang dialami oleh mayat sewaktu menderita sakit. Berikut penjelasan dari beberapa Hadist Nabi saw. Dalam hadist riwayat Muslim, Nabi saw. bersabda, '' Setiap orang muslim yang ditimpa penderitaan berupa sakit dan lainnya, niscaya karenanya Allah akan menurunkan kejahatan-kejahatannya seperti pohon yang menurunkan daun-daunnya.'' Disebutkan dalam Al-Muwatha' sebuah riwayat dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, '' Barangsiapa yang dikehendaki Allah baik, Allah akan mencobanya.'' Diriwayatkan oleh Abu Nu'aim, dari Ashim al-A'wal, dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, ''Kematian adalah kafarat bagi setiap muslim.''  Hadist ini dituturkan oleh al-Qadli Abu Bakar ibnul-Arabi dalam kitabnya Siraj al-Muridin. Menurut nya, ini hadist sahih sekaligus hasan. Dalam sebuah hadist ma'tsur Allah...

Tekanan Sakaratul Yang Sangat Menyakitkan Juga menimpa Para Nabi dan Orang-Orang Bertakwa

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Kalau tekanan sakaratul maut yang sangat menyakitkan saja juga menimpa para nabi dan orang-orang bertakwa, lalu bagaimana dengan orang-orang yang selama hidupnya tidak mau ingat mati, dan tidak mau mempersiapakan diri?'' ''Katakanlah, 'Berita itu adalah berita yang benar, yang kamu berpaling daripadanya.'' (Shaad: 67-68) Menurut para ulama, dahsyatnya kematian dan tekanan sakaratul maut yang juga dialami oleh para nabi mengandung dua pelajaran bagi manusia. Pertama, supaya mereka tahu betapa sakitnya kematian, dan itu bersifat sangat rahasia sekali. Yang lazim dilihat orang pada orang lain yang akan meninggal dunia, ialah bahwa ia tidak melihat ada gerakan atau tanda-tanda gelisah. ia melihat nyawanya keluar dengan gampang, sehingga ia lalu berkesimpulan bahwa kematian adalah sebuah peristiwa sederhana karena ia tidak tahu rasa sakit kematian yang sebenarnya. Namun, ketika diberi kabar bahwa para nabi yang nota...

Kisah-kisah Yang Sangat Bermanfaat Untuk Diambil Pelajaran-Nya

Image
KHASANAAKHIRZAMAN.COM - Sesungguhnya di dalam kematian itu sendiri terdapat pelajaran bagi orang yang mau berfikir dan mengambil pelajaran. Berikut beberapa kisah yang bisa kita ambil pelajaran ; 1. Diceritakan bahwa ada sesorang dusun sedang berjalan menunggang seekor unta. Entah kenapa mendadak untanya jatuh lalu meninggal. Lalu, ia segera turun sambil berputar-putar ia berfikir apa yang sedang terjadi. ia bertanya kepada untanya,''Hai, kenapa kamu tidak mau berdiri lagi? Lihat itu seluruh anggota tubuh yang masih utuh dan tidak ada yang terluka! Ada apa denganmu? Apa yang membuatmu jadi begini? Apa yang menyebabkan kamu tidak dapat bergerak sama sekali? Apa kira-kira yang dapat membuatmu bangkit kembali?'' ia kemudian meninggalkan untanya begitu saja sembari terus berfikir kenapa bisa terjadi seperti itu. ia benar-benar merasa heran dan tidak habis berfikir. 2. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi al-Hakim alias Abu Abudullah dalam kidabnya Nawadir al-ushu...